KUPANG – Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Pelantikan Pengurus DPW dan DPD PAN se-Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PAN Tahun 2026 di Auditorium Graha Cendana, Kota Kupang, Jum’at (15/5/2026).
Acara yang dihadiri ribuan kader, relawan, tokoh masyarakat, kepala daerah, tokoh agama, hingga pimpinan partai politik itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas). Sejak awal acara, suasana berlangsung meriah dengan yel-yel kader, penyambutan adat khas NTT, pertunjukan budaya, serta antusiasme masyarakat yang memadati lokasi pelantikan.
Dalam pidato politiknya, Ketua Umum Zulkilfi Hasan menegaskan bahwa PAN bukan sekadar partai politik biasa, melainkan lahir sebagai bagian dari semangat reformasi untuk meluruskan kembali cita-cita Indonesia merdeka. Ketum Zulhas menjelaskan filosofi lambang matahari PAN yang menurutnya mencerminkan kasih sayang, keberagaman, dan persatuan bangsa Indonesia.
“Matahari tidak pernah membeda-bedakan kita dari mana, apa sukunya, apa agamanya, apa partainya. Asal dia membangun NTT, dia membangun Indonesia, silakan berjuang bersama-sama,” ujar Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Ketum Zulhas juga menegaskan bahwa PAN mengusung prinsip keberpihakan kepada rakyat sebagai dasar perjuangan politik. Zulhas mencontohkan berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada petani, nelayan, dan masyarakat kecil, mulai dari kenaikan harga gabah, penyederhanaan distribusi pupuk, pembangunan kampung nelayan, hingga akses pembiayaan rakyat dengan bunga rendah. Menurutnya, keberpihakan nyata kepada masyarakat merupakan bentuk implementasi semangat “Bantu Rakyat” yang selama ini diusung PAN.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menjadi momentum penting konsolidasi PAN di Nusa Tenggara Timur. Ahmad Yohan menegaskan komitmen seluruh jajaran DPW dan DPD untuk menjalankan arahan Ketua Umum dan memperluas pengabdian PAN di tengah masyarakat.
“Kami berjanji akan melaksanakan seluruh perintah Bang Zul (Zulkifli Hasan) untuk membesarkan Partai Amanat Nasional. Bukan hanya untuk meraih kursi sebanyak-banyaknya, tapi ingin memberikan pengabdian yang lebih luas untuk masyarakat NTT,” ucap Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena turut mengapresiasi semangat kolaborasi yang dibangun PAN. Ia menyatakan bahwa program Ayo Bangun NTT sejalan dengan semangat gotong royong dalam membangun daerah. Menurutnya, politik harus dekat dengan rakyat dan seluruh elemen perlu bekerja bersama demi kemajuan NTT.
Pelantikan juga dihadiri Sekjen DPP PAN Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), Wakil Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Ketua Umum BM PAN Sigit Purnomo Said (Pasha Ungu), anggota DPR RI Verrel Bramasta, kepala daerah se-NTT, tokoh adat, pimpinan organisasi keagamaan, hingga sejumlah pimpinan partai politik di NTT. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan luasnya dukungan dan semangat kebersamaan dalam agenda PAN di NTT.
Menambah semarak acara, pelantikan dimeriahkan tarian penyambutan khas NTT, pertunjukan budaya Masterpiece Negeri Titipan Tuhan, hiburan rakyat, serta penampilan spesial Pasha Ungu dan Fani KDI.
Acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme, bahkan Ketum Zulhas menyebut pelantikan PAN NTT sebagai salah satu pelantikan terbaik yang pernah dihadirinya selama berkeliling Indonesia.



